Taktik Sepak Bola Modern Yang Sering Dipakai!

Dalam sepak bola modern, ada berbagai taktik yang seringkali dipakai oleh manajer atau pelatih timnya. Taktik dalam sepak bola biasanya dipakai sesuai dengan keinginan pelatih dan menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing pemain di dalam timnya. Berikut adalah beberapa taktik yang saat ini sering dipakai oleh pelatih-pelatih top di Eropa, dan mungkin taktik ini bisa membantu kamu dalam menjadi manajer atau pelatih tim profesional.

4-4-2 Classic

taktik sepak bola
Sumber: Soccer Maniak

Ini adalah merupakan taktik tertua dalam sepakbola yang masih sering dipakai di sepakbola modern. Taktik ini seringkali dipakai oleh Leicester City di Liga Primer Inggris dan Atletico Madrid di Liga Spanyol. Kunci dari taktik ini adalah menggunakan 2 striker, 2 kombinasi pemain tengah box-to-box, 2 pemain sayap, dan 4 pemain bertahan. Kombinasi pemain tengah, pemain sayap, dan striker dituntut untuk memiliki chemistry yang cukup kuat untuk membuat formasi ini berhasil.

Kedua pemain sayap dalam formasi ini akan menjadi andalan serangan dengan crossing yang ditujukan kepada striker di depan, tentunya kedua winger diharuskan memiliki kemampuan speed yang lincah dan kemampuan crossing yang mumpuni. Kekurangan dari formasi ini adalah pemain tengah yang hanya ada dua orang, sedangkan dalam sepakbola modern diperlukan tiga kombinasi pemain tengah yang kreatif dalam mengirim bola dan bertahan.

Tiki-Taka

Sosok: Johan Cruyff Peletak Dasar Tiki-Taka Barcelona
Sumber: iNews.id

Taktik ini merupakan taktik yang paling sering di dengar oleh pecinta sepakbola saat ini. Taktik ini seringkali dipakai oleh Barcelona dan Timnas Spanyol yang berhasil memenangkan berbagai kejuaraan. Taktik ini memungkinkan pemain untuk bergerak fleksibel dan bebas dengan passing-passing pendek yang diberikan oleh setiap pemain. Kunci dari taktik ini adalah pemain tengah yang mumpuni dalam memberikan kreativitasnya untuk memberikan bola ke posisi pemain yang tepat.

Taktik ini memungkinkan tim untuk menguasai bola lebih lama dengan ball possesion yang tinggi sampai 60-70%. Semua pemain di tim dalam taktik ini diharuskan memiliki kemampuan dalam menguasai dan melakukan passing yang diatas rata-rata demi mensukseskan taktik ini termasuk pemain bertahan. Taktik ini juga diharuskan adanya satu pemain tengah kreatif yang memegang bola lebih banyak untuk mengatur jalannya pertandingan, sebut saja iniesta di Barcelona. Salah satu pelatih yang berhasil mengimplementasikan taktik ini adalah Pep Guardiola bersama Barcelona.

The Counter-attack

taktik sepak bola
Sumber: ESDF Analysis

Taktik ini adalah taktik sepak bola yang memancing pemain lawan untuk maju sampai lini bertahan tim dan saat bola berhasil dicuri, semua pemain akan berlari untuk melakukan serangan balik. Pada dasarnya taktik ini akan membiarkan pemain bola memegang bola dan masuk lebih dalam ke dalam pertahanan tim dan tujuannya adalah mencuri bola dari tim lawan sehingga pemain sayap dan striker akan berlari kedepan untuk melakukan serangan balik.

Strategi ini terbagi dalam dua bagian, formasi saat bertahan dan formasi saat menyerang dimana setiap pemain memiliki semua peran dalam kedua formasi tersebut. Dalam mensukseskan taktik ini diperlukan pemain bertahan yang solid dan kuat sehingga dapat mencuri bola dari lawan. Sedangkan untuk pemain tengah dituntut untuk kreatif dalam mengirim bola ke pemain sayap untuk melakukan serangan balik. Pemain sayap ini nantinya akan membuka ruang untuk menggiring bola ke gawang musuh. Serangan balik harus dilakukan sebelum pemain lawan kembali ke posisi bertahannya sehingga gol yang tercipta akan lebih mudah dilakukan. Tim yang berhasil melakukan taktik ini adalah Real Madrid pada tahun 2014 dibawah asuhan Carlo Ancelotti yang berhasil memenangkan Liga Champions menggunakan taktik ini bersama pemain sayap yang memiliki speed diatas rata-rata seperti Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale.

Park The Bus (Parkir Bus)

taktik sepak bola
Sumber: Live Soccer TV

Strategi yang dipopulerkan oleh Jose Mourinho saat mengasuh Chelsea ini terbilang taktik sepak bola yang akan membuat penonton bola menjadi sangat bosan, namun taktik ini terbilang berhasil untuk membuat tim tidak kebobolan sama sekali dan memang itu tujuannya. Dalam taktik ini, tujuan utamanya adalah tidak kebobolan sama sekali meski pertandingan berakhir 0-0 maka tidak akan menjadi masalah.

Taktik ini juga bertujuan untuk membuat lawan menjadi frustasi dikarenakan sulit menembus pertahanan tim yang parkir bus. Kunci dari taktik ini adalah memiliki pemain bertahan yang solid dan selalu berusaha untuk kumpul di tengah sehingga membuat lawan sulit untuk masuk ke pertahanan. Pemain sayap juga akan difungsikan sebagai full-backs dan membiarkan hanya satu striker di depan untuk melakukan serangan balik jika memungkinkan. Taktik ini biasanya dipakai oleh tim yang sudah unggul di leg pertama dan ingin mempertahankan skor di leg kedua. Formasi yang digunakan biasanya adalah 4-5-1 dimana kebanyakan pemain akan bertumpuk di tengah menahan serangan musuh untuk masuk ke dalam lini bertahan.

Diatas adalah beberapa taktik yang seringkali digunakan oleh berbagai pelatih top eropa dan setiap taktik ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Penggunaan taktik seringkali akan sangat bergantung terhadap kemampuan individual setiap pemain dan taktik yang digunakan oleh tim lawan. Semoga artikel ini membantu kamu dalam meningkatkan pemahamanmu tentang sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *